text ku

YA ALLAH...YA ALLAH...YA ALLAH

Rabu, 21 September 2011

APRESIASI KEHIDUPAN

My friend,seorang yang  berusaha menjalankan syariat islam sesuai dengan tuntunan misalnya memperbanyak ibadah sunnah, berusaha berbuat baik dalam kehidupan kalau ditempat kerja berusaha mengamalkan shalat sunnah dhuha dan dirumah shalat malam dan zikir.  Suatu hari aku ajak ngobrol-ngobrol santai namun ada seriusnya juga dan sampailah obrolan pada keluarga. Maaf ya kang putranya ada berapa, jawabannya ada 4 orang yaitu 3 perempuan dan satu laki. Yang pertama sedang menjalani pendidikan disalah satu perguruan tinggi negeri   semester tiga yang kedua sekolah di SMA kelas satu, yang ketiga di SD kelas lima dan yang ke empat SD kelas Dua. Berat juga ya tanggungan nya akang, kata saya. Kalau difikir-fikir pasti berat  tapi semua Allah telah mengaturnya pak. Kita harus selalu  berdoa dan dekat pada Allah yang Maha Kuasa dan yakin atas ketetapnnya. Yakinlah Allah Maha Pengasih dan Penyayang tinggal bagaimana kita menyikapi dan menjalaninya, kata beliau. Dalam hati saya berkata, hebat, kuat sabar dan tabah juga nie orang. Percaya atau tidak inilah kenyataannya. Penuturan tulus ini saya dapat dari seorang tenaga kerja out sourcing yang mempunyai take home pay sesuai dengan UMR yang berlaku di kota bandung. Berat baget itu kang. Begitulah pak, semua saya jalani apa adanya dan yakin Allah yang mengatur rezeki.
Rezeki bisa datang lewat saya , lewat anak-anak atau lainnya, yang penting jangan lupa ibadah, berdoa dan berbuat baik insya Allah, Yang Maha Kuasa akan sayang dan yakinlah rezeki Allah yang mengatur.. Bagaimana dengan anak-anak, Alhamdulillah anak saya yang pertama dan yang kedua dengan prestasi yang dirahinya dapat diterima di salah satu smp favorit di kota Bandung tepatnya di buah batu. Kalau anak yang pertama ini cukup kuat mentalnya pak, waktu di Smp  sering diejek dan diolok-olok teman-teman sekolahnya. Dengan kekuatan , ketekunan dan ketabahan episode ini dapat ia lalui dan berhasil menembus sekolah SMA favorit di buah batu juga dan akhirnya dapat diterima dan kuliah di perguruan tinggi negeri. Namun sayang adiknya tak kuat melewati episode ini dan Alhamdulillah ia masih diterima di Sma negeri di kota Bandung.  Bagaimana dengan transportasi anak-anak yang kuliah dan yang di sma. Kedua anak ku tiap pagi jam 5.30 aku antar yang satu turun di by pass sukarno hatta dan meneruskan perjalanan naik bus kota ke jatinagor dan adiknya aku antar sampai sekolahnya di ciwastra. Masing masing mereka membawa bekal untuk makan siang tanpa uang jajan, hampir menangis saya mendengarnya. Ya Allah, tiada yang mustahil bagi Engkau untuk mengangkat derajat seseorang asalkan dia mau berusaha, berjuang, sabar, tawakal dan berdoa. Hamba yakin atas Kuasa-Mu ya Allah.
Sebelum kami mengakhiri obralan saya bertanya pada beliau, “apakah pernah tersirat keputusasaan dalam menghadapi hidup ini.” Alhamdulillah pak, semuanya saya serahkan kepada Allah karena Allah yang mengatur kehidupan kita dan Allah juga yang mengatur rezeki kita. Allah Maha tahu dengan kondisi seperti sekarang mungkin itulah kehidupan yang sedang saya jalani. Yang penting kita harus tetap bersyukur dan menerima apa yang telah ditetapkanNya. Insya Allah, kemuliaan akan Allah berikan didunia bagi keluarga saya .amin . wallahu ‘alam.
Read More...

Selasa, 13 September 2011

SILATURAHMI LEBARAN 1432 H

Bila merujuk pada kalender masehi  2011 maka 1 syawal jatuh pada hari selasa, berarti lebaran akan di mulai hari selasa namun pemerintah baru bisa memutuskan dalam sidang isbat pada malam selasa, apakah lebaran hari selasa atau rabu. Selesai shalat Isya berjamaah di masjid aku serius mendengarkan sidang isbat. Setelah mendengar, memahami dan mengamati pembicara pembicara yang hampir semua melakukan pembenaran dengan dalil dan rujukan menurut versi masing-masing.  Berdasarkan hal di atas maka hati nurani ku berbisik lebih baik lebaran hari selasa dan Alhamdulillah di Makkah juga hari selasa. Aku ajak anak dan istri shalat  I’id di lapangan Lodaya. Ternyata jamaahnya cukup banyak sampai ke jalan. Demi menjaga kekhusukan umat yang berpuasa hari Rabu maka saya putuskan untuk jalan-jalan ke Lembang. Walau cuaca kemarau namun suhu di Lembang tetap saja terasa sejuk. Kami menikmati buah nanas si madu yang banyak airnya dan manis rasanya, kami juga sempat bercengkrama di kebun teh dan foto-foto bersama. Waktu zuhur tiba, kami shalat di masjid as Sa'adah yang nyaman dan tenang. Setelah puas berekrasi,kami kembali ke Bandung. Sebelum pulang ke rumah kami mampir ke rumah kang Ali  di cimbeluit. Alhamdulillah mereka semua ada di rumah sedang merayakan  lebaran. Cukup lama kami ngobrol. Yang menarik adalah Wisda bertemu dengan Nissa dan mereka berdiskusi tentang kedokteran  dan sebagian  dari buku-buku kedokteran nissa di pinjamkan kepada Wisda. Saya lebih banyak ngobrol dengan kang Ali. Melihat kondisi kang Ali, saya menjadi terharu dan prihatin karena badan semakin mengecil, pergerakan jari tangan untuk memegang sudah semakin susah, untuk berjalan sangat susah karena dibantu dengan alat penyangga. Namun yang sangat luar biasa adalah pemikirannya masih tetap tajam dan selalu update. Mudah-mudahan kekuatan ini menjadi modal baginya untuk sembuh.  Dalam hati aku berdoa ”ya Allah, beri kesembuhan padanya dan beri dia kesabaran dalam menghadapi cobaan ini”. Mudah-mudahan  ikhtiar beliau untuk berobat ke Negeri Cina di kabulkan Allah Swt. Semoga Allah memberi solusi untuk kesembuhan syaraf terjepit yang di alami beliau . amin ya Allah .. amin ya Rahman , amin ya Rahim, amin ya Mujibatsailin.
Read More...

Jumat, 09 September 2011

MOMEN-MOMEN PENTING RAMADHAN dan LEBARAN 1432 H / 2011

1.    Berkumpul bersama anak-anak, shalat berjamaah bersama khususnya magrib dan shalat malam pada 27 Ramadhan di Masjid Riyadusolihat RS Al-Islam

2.    Khatam Al-Quran pada Saum ke 29.

3.    Merasa di beri kemudahan , kelancaran dan kepahaman  saat tilawah Al-quran dan ini merupakan Rahmat Rahmadhan yang Allah Swt anugrahkan.

4.    Sebelum shalat malam di mulai di masjid Riyadusolihat ada tausiyah dan selesai tausiyah di teruskan dengan acara masing-masing yaitu  tilawah dan perenungan  tanpa disangka sampai jam dua dan dilanjutkan dengan shalat malam berjama’ah sampai menjelang makan saur.

5.    Shalat malam berjamaah dilaksanakan 2 x4 plus witir 3 rakaat. Surat yang dibaca juz 15, pada saat  witir surat Al alaq, Kafirun, Iklas, Falaq dan Naas pada rakaat terakhir sebelum sujud  imam berdoa cukup enak didengar dan menyentuh lubuk hati yang dalam dan air matapun tak dapat dibendung. Inilah puncak kenikmatan Ramadhan 1432 H bersama istri dan anak-anak.

6.    Dengan berlebaran hari selasa apa yang ditunggu-tunggu oleh Wisda sebagai pendamping dan pembelajaran secara nyata dari ilmu kedokteran yang didapat secara tiori menjadi kenyataan karena pada malam Rabu sepupuhnya Fitri di bawah kerumah sakit Al Islam untuk melaksanakan persalinan, semalaman ia mendapingi sampai Rabu pagi. Sekitar jam 6.30 wib ia pulang dulu untuk mandi dan tidur-tiduran. Rupanya sekitar jam 10 wib Fitri dibawah keruang bersalin dan wisda segera menuju Rumah Sakit untuk mendampingi dan menyaksi proses persalinan. Seandainya ia berlebaran Rabu maka proses yang ia tunggu-tunggu tak mungkin didapat. Inilah Hikmah yang Allah berikan kita baru tahu setelah proses terjadi.

Terima kasih ya Allah, Engkau beri kepahaman dan engkau buka pintu Rahmat pada kami semoga kami semakin dekat kepada-MU dan Engkau naungi kami dengan cahaya-MU sehingga keluarga kami ada dalam Rahmat MU ya Allah , Ya Rahman , Ya Rahim. Amin.   
Read More...

Kamis, 23 Juni 2011

MELAZIMKAN IBADAH MALAM

Dan, pada sebagian malam, shalat tahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu; semoga Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. ( QS Al Isra : 79) 

 “ Shalat yang manakah yang paling utama setelah shalat wajib? Rasulullah Saw. Menjawab, shalat tahajud.”    ( HR. Muslim )

“ Kalian harus mengerjakan shalat malam, sebab itu kebiasaan orang-orang saleh sebelummu, jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, penebus dosa dan kejelekan, serta menangkal penyakit dari badan.”  (HR. Tirmizi)

Hampir semua manusia memanfaatkan malam sebagai waktu istirahatnya. Namun ada juga manusia yang menghabiskan waktu malam dengan bersenang senang ketempat hiburan atau bergadang sambil nonton pertandingan sepakbola.
Sebaliknya, manusia yang ingin kembali kepadaNYA, tentu tidak akan melepas begitu saja waktu separoh malam atau sepertiga malam yang penuh Rahmat dan Ampunan. Dimalam yang sunyi dan sepih itu Allah turun ke bumi untuk mendatangi hamba-hamba yang sedang bermunajat dan apabila dia berdoa akan dikabulkan doanya dan bila dia minta ampun akan diampuni segala salah dan dosanya dan bila dia bertaubat akan diterima taubatnya (hadist).
Hasan Al-Bashri menuturkan,”hendaklah seseorang jangan meninggalkan ibadah malam karena dosa yang telah ia perbuat di waktu siang. Bertobatlah kepada Allah dengan ibadah malam.” Ibadah malam dapat menolong kalian dari kesulitan hari kiamat.
Problem yang kita alami ialah betapa sulitnya diri ini membiasakan bangun di tengah malam yang dingin dan sunyi ini, rasanya rugi kita bangun karena tidur belum puas. Hal ini benar, namun bila ”niat” sudah kuat dan ”tauhid” semangkin mantap insya Allah hambatan (godaan syetan) ini akan mampuh kita lawan dengan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa.
Dengan terbiasanya kita shalat malam,tanpa kita sadari Rahmat Allah Swt mengalir dalam diri dan darah kita misalnya emosi mulai dapat terkontrol, akhlak semakin membaik, ibadah semakin rajin, spiritualitas semakin tajam, tawa’du,sabar, tawakal bonus lainnya kesehatan dan daya tahan tubuh semakin meningkat padahal waktu istirahatnya telah berkurang.
Wajar dan pantaslah para nabi, sahabat dan para kekasih Allah Swt. Sangat menjaga waktu malam untuk bertahajud karena Rahmat Allah Swt yang begitu Agung dan saat kita beribadah hubungan kita kepada Sang Pencipta adalah langsung dan jauh dari unsur-unsur ria, ujub, dan sombang.
Dalam sebuah riwayat, Allah taala menurunkaan wahyu kepada nabi Daud a.s.”wahai Daud, orang yang mengatakan cinta kepada-Ku tetapi selalu terlelap dalam tidurnya dan tidak pernah shalat malam adalah pembohong besar.”
Rasulullah Saw. Beribadah malam sampai kakinya bengkak, padahal Allah Swt. Telah mngampuni dosanya. Bagaimana aku dapat tidur, padahal aku sama sekali tidak tahu apakah Allah telah mengampuniku atau belum.” 
Read More...

Rabu, 08 Juni 2011

MANFAAT PUASA SUNNAH

“ Sesungguhnya lapar adalah senjata orang Mukmin. Orang yang selalu menahan lapar (puasa) tidak akan berbuat dosa karena dorongan syawatnya telah sirna.”
Ali Syakhawi      
   
Bila kita simak kehidupan Nabi Saw, para sahabat dan para ulama yang zuhud maka salah satu amalan yang senantiasa mereka jaga ialah puasa sunnah. Puasa, dapat menjernihkan hati dan pikiran. Salah satu solusi untuk mengendalikan hawa nafsu lakukanlah puasa. Sebab, ketika berpuasa, nafsu seseorang akan berkurang. Efeknya, jiwa akan tenang, hati jadi suci dan pikiran makin jernih. Akibat jiwa tenang, hati terasa suci dan pikiran jernih saat shalatpun menjadi focus alias khusuk, rasanya sepanjang hari kita dalam naungan Allah Swt. Pesan sufi pada para ilmuwan selalu berpuasa ketika menulis. Hal ini di maksud agar mereka memahami Al Quran, Sunnah dan pendapat  para ulama dengan hati dan pikiran yang jernih.
Al-Dhahak bin Al-Muzahim berkata,” Perbanyaklah engkau berpuasa. Sebab, ia akan meringankan jiwamu ketika berbuat kebajikan. Jika perutmu penuh dengan makanan engkau akan malas beramal. Puasa dapat memperbaiki pencernaanmu dan kecerdasanmu. Perut yang terlalu penuh menghasilkan uap panas yang naik dan masuk ke rongga kepala. Saat itulah otakmu tertutup oleh uap tersebut dan sulit untuk menangkap ilmu. Akibatnya, engkau menjadi ingin banyak tidur.” Walaupun puasa membuat kita lapar dan dahaga tapi, kita tetap semangat dan tangkas disaat berpuasa. Allah sungguh senang kepada hamba-hamba yang giat dan semangat ketika berpuasa.   Semoga kita diberi kemudahan dan kesempatan oleh Yang Maha Kuasa untuk dapat melakasanakan puasa-puasa sunnah. Amin.                       
Read More...

Rabu, 27 April 2011

TINGKATAN ORANG YANG BERTAUBAT

Setiap manusia punya salah dan dosa, kesempatan untuk kembali kepada jalan Allah ter buka lebar bagi manusia yang ingin bertaubat. Kalau kita perhatikan dalam kehidupan maka ada beberapa tingkat dalam taubat tersebut, yaitu :
Pertama, mereka terus menerus bertaubat sampai akhir hidupnya dan tidak pernah terbetik dalam hati untuk mengulangi perbuatan dosa yang lalu dan sekarang. Tegasnya, mereka berusaha menjauhi segala dosa. Mereka adalah orang-orang yang berjiwa tenang dan disifati dengan kedudukan taubat yang tertinggi. Karena mereka menempuh jalan yang lurus, senantiasa taat kepada Allah, menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan Allah, membersihkan diri dari segala bentuk maksiat dan berakhlak mulia. Inilah tingkat tertinggi orang yang bertaubat. 

Kedua, mereka menempuh jalur istiqamah, dan senatiasa dalam naugan taubat sepanjang hidupnya. Namun tanpa sengaja dalam kehidupan ada saja dosa-dosa atau keburukan yang menimpah. Seandainya hal ini terjadi, maka mereka dengan cepat mencela diri mereka dan memperbaruhi tekad untuk bertaubat dan terus menyesali dan bertanya kedalam hati kenapa ini harus terjadi dan terus berharap agar Allah membimbing mereka ke jalan lurus dan istiqamah. Pada tingkat ini sebenarnya mereka benar-benar telah istiqamah namun celah masih dimanfaatkan  setan untuk berbuat salah dan dosa. Kalau kita perhatikan tingkat ini termasuk tinggi, namun bila dicermati disinilah kebanyak posisi orang-orang yang bertaubat.
      Ketiga, orang-orang yang terus menerus bertaubat pada rentan waktu tertentu, namun perbuatan maksiat dan syawat mengalahkan diri mereka. Mereka mencampur adukkan antara perbuatan baik dengan perbuatan buruk. Jiwa mereka mencelanya, namun mereka tidak mampuh memulai taubat akibat angan-angan yang terlalu panjang, sehingga keingin untuk taubat senantiasa tertunda terus. Mereka yang ada pada level ini sebenarnya berada di jurang kerusakan dan bahaya tingkat tinggi, karena kemungkinan ajal menjemputnya, meninggal sebelum sempat bertaubat yang akan membuat mereka menyesal selama-lamanya. 

      Keempat, orang-orang yang punya hasrat mau bertaubat namun, jiwa mereka condong pada hawa nafsu buruk. Syawat inderawi telah menguasai mereka sehingga akhirnya terjerumus dalam dosa-dosa tanpa adanya itikad dalam hati untuk bertaubat. Mereka adalah orang-orang yang dikhawatirkan meninggal dalam keadaan su’ul khatimah. Inilah bahayanya kalau kita selalu menurutkan hawa nafsu dan syawat sehingga kita lupa kepada Akhirat yang pasti.  
          Read More...