text ku

YA ALLAH...YA ALLAH...YA ALLAH

Selasa, 11 Januari 2011

PENGALAMAN MENURUNKAN BERAT BADAN SECARA ALAMI

Suatu ketika sahabatku di rawat di rumah sakit, nampaknya sakit beliau ada hubungannya dengan berat badan akibat mengkomsumsi makanan yang berlebihan, aktifitas olahraga yang kurang dan faktor stress menurut analisa beliau, ingat bukan analisa dokter.

Waktu dirawat, menu yang disajikan oleh ahli gizi terdiri dari nasi putih, sayur bening, tempe/tahu pepes ,ikan dan Ayam. Menunya tak ada yang di goreng. Beliau kaget , namun dia tetap menyantapnya dengan senang hati. Perlu anda ketahui saudaraku ini senangnya, gulai ikan atau daging dimasak dengan santan, sop iga, gorengan dll. Dengan menu yang seadanya kurang lebih lima hari terasa nyaman dibadan. Setelah sampai dirumah, saudaraku memutuskan untuk menjaga menu yang sederhana tersebut. Apakah semudah itu, jawabnya tentu tidak. Disinilah perlu perjuangan dan pengorbanan.

Sahabatku memulai perjuangan dengan mengingat apa yang dicontohkan Nabi Muhammad Saw. Yaitu ” Berhenti makan sebelum kenyang” kemudian diikuti dengan niat dan tekad harus lebih sehat dan proposional lahir dan batin. Selanjutnya faktor motivasi juga harus di tancapkan.

Berbekal contoh dari panutan beliau, niat, tekad dan motivasi dengan ucapan Bismillah mulailah dilakukan ”kontrol menu” istilah saudaraku tadi. Apapun boleh dimakan namun tidak boleh berlebihan, mau tahu caranya :

1. ketika akan makan jangan lupa niat, tekad, motivasi dan contoh dari panutan.
2. Mengurangi komsumsi makanan pokok secara perlahan, Kalau biasanya nasi 1 pirng dengan tambu maka sekarang 1 piring tanpa nambah. Kira-kira 1 minggu kurangi lagi menjadi ¾ piring sampai kebatas minimal yang kita inginkan.
3. Gulai , untuk permulaan start hindari gulai santan atau yang banyak lemaknya. Kalau bisa dengan cara bakaran, pepes, atau bening. Disinilah perjuangannya.
Lauk-pauk yang dikonsumsi 1 potang sedang ,paling banyak 2 potong.
Bila sudah didapat target yang dinginkan maka bisa saja makan rendang satu potang sedikit bumbu demikian juga satu potong gulai sedikit kuah.
4. Batasi memakan gorengan. Catatan hampir semua menu diindonesia tidak lepas dari minyak goreng. Oleh sebab itu bangkitkan motivasi untuk mengontrolnya.
5. Konsumsi sayur bening atau lalapan untuk penyeimbang.
6. Selingan jam 10 pagi dan 4 sore dengan buah-buahan yang sederhana saja.

Dengan cara di atas, selama enam bulan berat badan saudaraku turun samapi 16 kg dan setelah bulan puasa turun lagi 3 kg. Sayang setelah lebaran dengan sedikit perobahan pola makan maklum ada lontong, kue lebaran menjelang idul adha naik 2 kg. Kalau sudah begini kembali ingat point pertama. Itulah key-nya. Selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar dan saran anda....